Nia Dinata Instagram – Maudy sayang, terimakasih sudah memerankan sosok nenek buyutku RA Soekirah dengan setia, tegar, disiplin, dan berwibawa.
Awalnya, pasti sulit menjadi karakter yang hampir tidak pernah emosional, dan ini berkait dengan konsep penyutradaraanku, pengalaman pribadi ku, mungkin pengalaman pribadi Maudy juga, sebagai Ibu dan Istri, mungkin dalam kesulitan, kita belajar mengelola amarah, rasa sedih, kecewa, sehingga kadang, seperti ibu Soekirah, kita memilih untuk tidak menampilkannya dihadapan anak-anak, keluarga dan temanpun. Itulah pilihan sadar yang dijalani, Walaupun kesulitan di jaman ini, tak sebanding beban beratnya dengan apa yang dialami mereka mereka di masa penjajahan sampai masa revolusi itu. Terimakasih untuk semua tim belakang panggung yang mencurahkan kreativitas dan komitmennya sepenuh hati❤️❤️❤️walaupun penuh keterbatasan arsip, sampai harus mengulik arsip foto keluarga, beberapa ruang-ruang waktu dan peristiwa yang dihadirkan terasa pas, tidak berlebihan,didukung artistik, pencahayaan, medium musik, audio dan visualnya. Juga para pemeran pendukung yang berexplorasi penuh suka cita. Pertunjukan Suamiku Oto dan Bel Pintu ini merupakan debut penulisan & penyutradaran pertama ku untuk teater monolog. Di usia yang hampir 54 tahun ini, melakukan sesuatu untuk pertama kali, memberikan energi jiwa raga baru yang bersemi🙏🏼 Niat itu melekat kuat dari obrolan di rumah Ciputat bareng @happysalma lanjut obrolan di Ubud, sampai jadi pentas perdana yang semoga berkelanjutan demi pelajaran kebaikan, keikhlasan dan ketabahan di siklus hidup ini. SUAMIKU OTO DAN BEL PINTU Produser : Happy Salma, Yulia Evina Bhara dan Pradetya Novitri @yuliaevinabhara @panggil_tia
Penulis Naskah : @ahdaimran & Nia Dinata. Sutradara : Nia Dinata. | Posted on 15/Dec/2023 16:09:49
Home Actress Nia Dinata HD Instagram Photos and Wallpapers December 2023 Nia Dinata Instagram - Maudy sayang, terimakasih sudah memerankan sosok nenek buyutku RA Soekirah dengan setia, tegar, disiplin, dan berwibawa.
Awalnya, pasti sulit menjadi karakter yang hampir tidak pernah emosional, dan ini berkait dengan konsep penyutradaraanku, pengalaman pribadi ku, mungkin pengalaman pribadi Maudy juga, sebagai Ibu dan Istri, mungkin dalam kesulitan, kita belajar mengelola amarah, rasa sedih, kecewa, sehingga kadang, seperti ibu Soekirah, kita memilih untuk tidak menampilkannya dihadapan anak-anak, keluarga dan temanpun. Itulah pilihan sadar yang dijalani, Walaupun kesulitan di jaman ini, tak sebanding beban beratnya dengan apa yang dialami mereka mereka di masa penjajahan sampai masa revolusi itu. Terimakasih untuk semua tim belakang panggung yang mencurahkan kreativitas dan komitmennya sepenuh hati❤️❤️❤️walaupun penuh keterbatasan arsip, sampai harus mengulik arsip foto keluarga, beberapa ruang-ruang waktu dan peristiwa yang dihadirkan terasa pas, tidak berlebihan,didukung artistik, pencahayaan, medium musik, audio dan visualnya. Juga para pemeran pendukung yang berexplorasi penuh suka cita. Pertunjukan Suamiku Oto dan Bel Pintu ini merupakan debut penulisan & penyutradaran pertama ku untuk teater monolog. Di usia yang hampir 54 tahun ini, melakukan sesuatu untuk pertama kali, memberikan energi jiwa raga baru yang bersemi🙏🏼 Niat itu melekat kuat dari obrolan di rumah Ciputat bareng @happysalma lanjut obrolan di Ubud, sampai jadi pentas perdana yang semoga berkelanjutan demi pelajaran kebaikan, keikhlasan dan ketabahan di siklus hidup ini. SUAMIKU OTO DAN BEL PINTU Produser : Happy Salma, Yulia Evina Bhara dan Pradetya Novitri @yuliaevinabhara @panggil_tia
Penulis Naskah : @ahdaimran & Nia Dinata. Sutradara : Nia Dinata.
Nia Dinata Instagram – Maudy sayang, terimakasih sudah memerankan sosok nenek buyutku RA Soekirah dengan setia, tegar, disiplin, dan berwibawa. Awalnya, pasti sulit menjadi karakter yang hampir tidak pernah emosional, dan ini berkait dengan konsep penyutradaraanku, pengalaman pribadi ku, mungkin pengalaman pribadi Maudy juga, sebagai Ibu dan Istri, mungkin dalam kesulitan, kita belajar mengelola amarah, rasa sedih, kecewa, sehingga kadang, seperti ibu Soekirah, kita memilih untuk tidak menampilkannya dihadapan anak-anak, keluarga dan temanpun. Itulah pilihan sadar yang dijalani, Walaupun kesulitan di jaman ini, tak sebanding beban beratnya dengan apa yang dialami mereka mereka di masa penjajahan sampai masa revolusi itu. Terimakasih untuk semua tim belakang panggung yang mencurahkan kreativitas dan komitmennya sepenuh hati❤️❤️❤️walaupun penuh keterbatasan arsip, sampai harus mengulik arsip foto keluarga, beberapa ruang-ruang waktu dan peristiwa yang dihadirkan terasa pas, tidak berlebihan,didukung artistik, pencahayaan, medium musik, audio dan visualnya. Juga para pemeran pendukung yang berexplorasi penuh suka cita. Pertunjukan Suamiku Oto dan Bel Pintu ini merupakan debut penulisan & penyutradaran pertama ku untuk teater monolog. Di usia yang hampir 54 tahun ini, melakukan sesuatu untuk pertama kali, memberikan energi jiwa raga baru yang bersemi🙏🏼 Niat itu melekat kuat dari obrolan di rumah Ciputat bareng @happysalma lanjut obrolan di Ubud, sampai jadi pentas perdana yang semoga berkelanjutan demi pelajaran kebaikan, keikhlasan dan ketabahan di siklus hidup ini. SUAMIKU OTO DAN BEL PINTU Produser : Happy Salma, Yulia Evina Bhara dan Pradetya Novitri @yuliaevinabhara @panggil_tia Penulis Naskah : @ahdaimran & Nia Dinata. Sutradara : Nia Dinata.
Check out the latest gallery of Nia Dinata


