#Hajjourney Chapter 8 Alhamdulillah dalam kesempatan undangan Haji ini, gue diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan kiswah. Apa itu kiswah? Kiswah adalah kain hitam dengan aksen kaligrafi emas yang digunakan untuk menutup & melindungi Ka’bah Masya Allah.. selama ini cuma bisa megang saat menyentuh Ka’bah, tapi Allah berikan kesempatan untuk megang langsung di tempat pembuatannya, such a whole experience! ☁️ Fun Fact, Kain kiswah menggunakan kain dengan kualitas terbaik di dunia, dan melewati rangkaian durability test agar tahan banting segala cuaca. Baik cuaca panas ekstrim maupun hujan badai. Kaligrafi di kainnya dicetak dengan printer canggih, sementara kaligrafi emasnya dijahit secara manual dengan tangan, penuh kehati hatian ☁️ Kiswah pada Ka’bah diganti setahun sekali, dan dibawa ke Masjidil Haram dengan penjagaan super ketat Terakhir, ada yang bisa tebak gak nih berapa kira kira harga pembuatan Kiswah? 😉
#Hajjourney Chapter 8 Alhamdulillah dalam kesempatan undangan Haji ini, gue diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan kiswah. Apa itu kiswah? Kiswah adalah kain hitam dengan aksen kaligrafi emas yang digunakan untuk menutup & melindungi Ka’bah Masya Allah.. selama ini cuma bisa megang saat menyentuh Ka’bah, tapi Allah berikan kesempatan untuk megang langsung di tempat pembuatannya, such a whole experience! ☁️ Fun Fact, Kain kiswah menggunakan kain dengan kualitas terbaik di dunia, dan melewati rangkaian durability test agar tahan banting segala cuaca. Baik cuaca panas ekstrim maupun hujan badai. Kaligrafi di kainnya dicetak dengan printer canggih, sementara kaligrafi emasnya dijahit secara manual dengan tangan, penuh kehati hatian ☁️ Kiswah pada Ka’bah diganti setahun sekali, dan dibawa ke Masjidil Haram dengan penjagaan super ketat Terakhir, ada yang bisa tebak gak nih berapa kira kira harga pembuatan Kiswah? 😉
#Hajjourney Chapter 8 Alhamdulillah dalam kesempatan undangan Haji ini, gue diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan kiswah. Apa itu kiswah? Kiswah adalah kain hitam dengan aksen kaligrafi emas yang digunakan untuk menutup & melindungi Ka’bah Masya Allah.. selama ini cuma bisa megang saat menyentuh Ka’bah, tapi Allah berikan kesempatan untuk megang langsung di tempat pembuatannya, such a whole experience! ☁️ Fun Fact, Kain kiswah menggunakan kain dengan kualitas terbaik di dunia, dan melewati rangkaian durability test agar tahan banting segala cuaca. Baik cuaca panas ekstrim maupun hujan badai. Kaligrafi di kainnya dicetak dengan printer canggih, sementara kaligrafi emasnya dijahit secara manual dengan tangan, penuh kehati hatian ☁️ Kiswah pada Ka’bah diganti setahun sekali, dan dibawa ke Masjidil Haram dengan penjagaan super ketat Terakhir, ada yang bisa tebak gak nih berapa kira kira harga pembuatan Kiswah? 😉
#Hajjourney Chapter 8 Alhamdulillah dalam kesempatan undangan Haji ini, gue diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan kiswah. Apa itu kiswah? Kiswah adalah kain hitam dengan aksen kaligrafi emas yang digunakan untuk menutup & melindungi Ka’bah Masya Allah.. selama ini cuma bisa megang saat menyentuh Ka’bah, tapi Allah berikan kesempatan untuk megang langsung di tempat pembuatannya, such a whole experience! ☁️ Fun Fact, Kain kiswah menggunakan kain dengan kualitas terbaik di dunia, dan melewati rangkaian durability test agar tahan banting segala cuaca. Baik cuaca panas ekstrim maupun hujan badai. Kaligrafi di kainnya dicetak dengan printer canggih, sementara kaligrafi emasnya dijahit secara manual dengan tangan, penuh kehati hatian ☁️ Kiswah pada Ka’bah diganti setahun sekali, dan dibawa ke Masjidil Haram dengan penjagaan super ketat Terakhir, ada yang bisa tebak gak nih berapa kira kira harga pembuatan Kiswah? 😉
#Hajjourney Chapter 8 Alhamdulillah dalam kesempatan undangan Haji ini, gue diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan kiswah. Apa itu kiswah? Kiswah adalah kain hitam dengan aksen kaligrafi emas yang digunakan untuk menutup & melindungi Ka’bah Masya Allah.. selama ini cuma bisa megang saat menyentuh Ka’bah, tapi Allah berikan kesempatan untuk megang langsung di tempat pembuatannya, such a whole experience! ☁️ Fun Fact, Kain kiswah menggunakan kain dengan kualitas terbaik di dunia, dan melewati rangkaian durability test agar tahan banting segala cuaca. Baik cuaca panas ekstrim maupun hujan badai. Kaligrafi di kainnya dicetak dengan printer canggih, sementara kaligrafi emasnya dijahit secara manual dengan tangan, penuh kehati hatian ☁️ Kiswah pada Ka’bah diganti setahun sekali, dan dibawa ke Masjidil Haram dengan penjagaan super ketat Terakhir, ada yang bisa tebak gak nih berapa kira kira harga pembuatan Kiswah? 😉
#Hajjourney Chapter 8 Alhamdulillah dalam kesempatan undangan Haji ini, gue diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan kiswah. Apa itu kiswah? Kiswah adalah kain hitam dengan aksen kaligrafi emas yang digunakan untuk menutup & melindungi Ka’bah Masya Allah.. selama ini cuma bisa megang saat menyentuh Ka’bah, tapi Allah berikan kesempatan untuk megang langsung di tempat pembuatannya, such a whole experience! ☁️ Fun Fact, Kain kiswah menggunakan kain dengan kualitas terbaik di dunia, dan melewati rangkaian durability test agar tahan banting segala cuaca. Baik cuaca panas ekstrim maupun hujan badai. Kaligrafi di kainnya dicetak dengan printer canggih, sementara kaligrafi emasnya dijahit secara manual dengan tangan, penuh kehati hatian ☁️ Kiswah pada Ka’bah diganti setahun sekali, dan dibawa ke Masjidil Haram dengan penjagaan super ketat Terakhir, ada yang bisa tebak gak nih berapa kira kira harga pembuatan Kiswah? 😉
#Hajjourney Chapter 8 Alhamdulillah dalam kesempatan undangan Haji ini, gue diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan kiswah. Apa itu kiswah? Kiswah adalah kain hitam dengan aksen kaligrafi emas yang digunakan untuk menutup & melindungi Ka’bah Masya Allah.. selama ini cuma bisa megang saat menyentuh Ka’bah, tapi Allah berikan kesempatan untuk megang langsung di tempat pembuatannya, such a whole experience! ☁️ Fun Fact, Kain kiswah menggunakan kain dengan kualitas terbaik di dunia, dan melewati rangkaian durability test agar tahan banting segala cuaca. Baik cuaca panas ekstrim maupun hujan badai. Kaligrafi di kainnya dicetak dengan printer canggih, sementara kaligrafi emasnya dijahit secara manual dengan tangan, penuh kehati hatian ☁️ Kiswah pada Ka’bah diganti setahun sekali, dan dibawa ke Masjidil Haram dengan penjagaan super ketat Terakhir, ada yang bisa tebak gak nih berapa kira kira harga pembuatan Kiswah? 😉
#Hajjourney Chapter 8 Alhamdulillah dalam kesempatan undangan Haji ini, gue diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan kiswah. Apa itu kiswah? Kiswah adalah kain hitam dengan aksen kaligrafi emas yang digunakan untuk menutup & melindungi Ka’bah Masya Allah.. selama ini cuma bisa megang saat menyentuh Ka’bah, tapi Allah berikan kesempatan untuk megang langsung di tempat pembuatannya, such a whole experience! ☁️ Fun Fact, Kain kiswah menggunakan kain dengan kualitas terbaik di dunia, dan melewati rangkaian durability test agar tahan banting segala cuaca. Baik cuaca panas ekstrim maupun hujan badai. Kaligrafi di kainnya dicetak dengan printer canggih, sementara kaligrafi emasnya dijahit secara manual dengan tangan, penuh kehati hatian ☁️ Kiswah pada Ka’bah diganti setahun sekali, dan dibawa ke Masjidil Haram dengan penjagaan super ketat Terakhir, ada yang bisa tebak gak nih berapa kira kira harga pembuatan Kiswah? 😉
#Hajjourney Chapter 10 Haji, Pembuktian Iman Tertinggi – Selama di Mina, beruntung maktab kami berjarak sangat dekat dengan Jamaraat (tempat melempar Jumroh), gue pun dengan semangat bersiap untuk segera melaksanakan lempar Jumroh pertama. Baru aja melangkahkan kaki ke pintu luar, 🌬️ woosshh langsung disambut dengan angin kencang mengenai seluruh tubuh, alih alih menyejukkan, angin yang berhembus berbalut dengan hawa panas, ditambah teriknya matahari yang menembus kulit, ya Allah.. ingin rasanya mengeluh. “Ah, coba tadi bawa payung. Mana gak bawa air pula” celetuk gue dari mulut yang kurang syukurnya ini Ajaibnya, setiap mengeluh, Allah seperti selalu memberikan contoh secara nyata di depan mata. Bikin gue kembali mundur lagi mundur lagi untuk mengeluh, dan ada rasa malu. Di sisi kanan kiri sepanjang jalan, gue melihat orang orang yang terkapar lemas di trotoar jalan. Cuaca memang lagi terik teriknya, bahkan terindikasi suhu panas ekstrim. Sebagian besar dari mereka bahkan telah menempuh jarak begitu jauh, jalan kaki, di bawah terik matahari, berkilo kilo meter pula. Gue cepet cepet istighfar. Baru jalan dikit sebentar, gue kembali dikejutkan dengan pemandangan yang.. bikin hati ini bergetar. Gue perhatikan dengan seksama, ada tubuh seorang ibu paruh baya, wajahnya ditutupi hingga setengah badan, namun terlihat kaki dan tangannya penuh lebam dan kaku. “Ya Allah, ini orang meninggal!” Dan ternyata gak hanya satu orang 😭 [lanjut di komen…]
#Hajjourney Chapter 10 Haji, Pembuktian Iman Tertinggi – Selama di Mina, beruntung maktab kami berjarak sangat dekat dengan Jamaraat (tempat melempar Jumroh), gue pun dengan semangat bersiap untuk segera melaksanakan lempar Jumroh pertama. Baru aja melangkahkan kaki ke pintu luar, 🌬️ woosshh langsung disambut dengan angin kencang mengenai seluruh tubuh, alih alih menyejukkan, angin yang berhembus berbalut dengan hawa panas, ditambah teriknya matahari yang menembus kulit, ya Allah.. ingin rasanya mengeluh. “Ah, coba tadi bawa payung. Mana gak bawa air pula” celetuk gue dari mulut yang kurang syukurnya ini Ajaibnya, setiap mengeluh, Allah seperti selalu memberikan contoh secara nyata di depan mata. Bikin gue kembali mundur lagi mundur lagi untuk mengeluh, dan ada rasa malu. Di sisi kanan kiri sepanjang jalan, gue melihat orang orang yang terkapar lemas di trotoar jalan. Cuaca memang lagi terik teriknya, bahkan terindikasi suhu panas ekstrim. Sebagian besar dari mereka bahkan telah menempuh jarak begitu jauh, jalan kaki, di bawah terik matahari, berkilo kilo meter pula. Gue cepet cepet istighfar. Baru jalan dikit sebentar, gue kembali dikejutkan dengan pemandangan yang.. bikin hati ini bergetar. Gue perhatikan dengan seksama, ada tubuh seorang ibu paruh baya, wajahnya ditutupi hingga setengah badan, namun terlihat kaki dan tangannya penuh lebam dan kaku. “Ya Allah, ini orang meninggal!” Dan ternyata gak hanya satu orang 😭 [lanjut di komen…]
#Hajjourney Chapter 10 Haji, Pembuktian Iman Tertinggi – Selama di Mina, beruntung maktab kami berjarak sangat dekat dengan Jamaraat (tempat melempar Jumroh), gue pun dengan semangat bersiap untuk segera melaksanakan lempar Jumroh pertama. Baru aja melangkahkan kaki ke pintu luar, 🌬️ woosshh langsung disambut dengan angin kencang mengenai seluruh tubuh, alih alih menyejukkan, angin yang berhembus berbalut dengan hawa panas, ditambah teriknya matahari yang menembus kulit, ya Allah.. ingin rasanya mengeluh. “Ah, coba tadi bawa payung. Mana gak bawa air pula” celetuk gue dari mulut yang kurang syukurnya ini Ajaibnya, setiap mengeluh, Allah seperti selalu memberikan contoh secara nyata di depan mata. Bikin gue kembali mundur lagi mundur lagi untuk mengeluh, dan ada rasa malu. Di sisi kanan kiri sepanjang jalan, gue melihat orang orang yang terkapar lemas di trotoar jalan. Cuaca memang lagi terik teriknya, bahkan terindikasi suhu panas ekstrim. Sebagian besar dari mereka bahkan telah menempuh jarak begitu jauh, jalan kaki, di bawah terik matahari, berkilo kilo meter pula. Gue cepet cepet istighfar. Baru jalan dikit sebentar, gue kembali dikejutkan dengan pemandangan yang.. bikin hati ini bergetar. Gue perhatikan dengan seksama, ada tubuh seorang ibu paruh baya, wajahnya ditutupi hingga setengah badan, namun terlihat kaki dan tangannya penuh lebam dan kaku. “Ya Allah, ini orang meninggal!” Dan ternyata gak hanya satu orang 😭 [lanjut di komen…]
#Hajjourney Chapter 10 Haji, Pembuktian Iman Tertinggi – Selama di Mina, beruntung maktab kami berjarak sangat dekat dengan Jamaraat (tempat melempar Jumroh), gue pun dengan semangat bersiap untuk segera melaksanakan lempar Jumroh pertama. Baru aja melangkahkan kaki ke pintu luar, 🌬️ woosshh langsung disambut dengan angin kencang mengenai seluruh tubuh, alih alih menyejukkan, angin yang berhembus berbalut dengan hawa panas, ditambah teriknya matahari yang menembus kulit, ya Allah.. ingin rasanya mengeluh. “Ah, coba tadi bawa payung. Mana gak bawa air pula” celetuk gue dari mulut yang kurang syukurnya ini Ajaibnya, setiap mengeluh, Allah seperti selalu memberikan contoh secara nyata di depan mata. Bikin gue kembali mundur lagi mundur lagi untuk mengeluh, dan ada rasa malu. Di sisi kanan kiri sepanjang jalan, gue melihat orang orang yang terkapar lemas di trotoar jalan. Cuaca memang lagi terik teriknya, bahkan terindikasi suhu panas ekstrim. Sebagian besar dari mereka bahkan telah menempuh jarak begitu jauh, jalan kaki, di bawah terik matahari, berkilo kilo meter pula. Gue cepet cepet istighfar. Baru jalan dikit sebentar, gue kembali dikejutkan dengan pemandangan yang.. bikin hati ini bergetar. Gue perhatikan dengan seksama, ada tubuh seorang ibu paruh baya, wajahnya ditutupi hingga setengah badan, namun terlihat kaki dan tangannya penuh lebam dan kaku. “Ya Allah, ini orang meninggal!” Dan ternyata gak hanya satu orang 😭 [lanjut di komen…]
Kelak, kalian akan tau betapa nikmatnya bengong di depan Ka’bah tanpa gangguan apapun, hanya antara kamu, Allah, dan Ka’bah.. Tidak memikirkan apapun, hanya diam, namun rasanya begitu tenang.. Ya Allah, panggil & mampukan kami ke Tanah Suci, izinkan kami melihat Ka’bah & Raudoh sebelum wafat..
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 9 Gua Hira, tempat bersejarah awal mula perjuangan Rasulullah Saw – Hira Cultural District, tempat wisata baru di sekitaran kota Mekkah, yang berjarak hanya 1,6km dari Gua Hira. Namanya aja udah “Hira”, berarti ada hubungannya dengan Gua Hira 😀 “Iqro” [bacalah] begitulah kalimat pertama malaikat Jibril, kepada Rasul sekitar 14 abad yang lalu, jika 1 abad = 99 tahun, berarti kejadian itu sudah lampau lebih dari 1000 tahun yang lalu. And here we are, Kita memegang, membaca, mempelajari, Al-Qur’an secara utuh.. sebagian malah menghafalnya, Subhanallah Sejarah turunnya Qur’an tidak boleh luput dari kita, sebagai ummat Muslim. Salah satu upaya Pemerintah Saudi menjaga kelestarian sejarah, agar anak cucu akrab, mengenal, kisah kisah Nabi & Rasul terdahulu (khususnya sejarah turunnya Al-Qur’an) dibukalah Hira Cultural District, dimana kita bisa melihat sejarah yang dibungkus dengan visual ciamik! Di dalam Exhibition juga terdapat replika Gua Hira, sehingga kita dapat merasakan pengalaman berada di puncak Gua, tanpa harus mendaki ke atas. Plus, disuguhkan dengan cerita para Nabi lengkap dengan video graphicnya, melalui story telling dan full interaktif 😍 Selain melihat sejarah turunnya Al-Qur’an, kita juga dapat melihat perjuangan Rasulullah dari awal kelahirannya, hingga di Tahun Tahun pertama mengenalkan Islam Gak mungkin gak terharu dan gak nangis kalau kesini! Asliiiiiii Rasanya semakin rindu dan semakin cinta dengan Rasul 🥹 Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad
#Hajjourney Chapter 7 Kalau kalian bisa minta apapun di hidup ini, apa yang ingin kalian minta? — Wukuf di Arafah menjadi puncak tertinggi kegiatan haji. Tidak sah haji apabila tidak berwukuf. Alhamdulillah, gue bersyukur sekali dapat merasakan berwukuf di padang Arafah, bersama jutaan orang lainnya. Merinding, terharu, bahagia, semua menjadi satu. Mengetahui bahwa ada jutaan orang dalam waktu bersamaan, mengetuk pintu langit berharap Allah mengabulkan segala hajat & doanya. Dalam maktab, kami membuat sesi doa kecil. Dimana teman teman membacakan doanya masing masing secara lantang, lalu kami Aamiinkan & bacakan Al-Faatihah. Subhanallah, semua doa yang terucap hanya satu : MINTA AMPUN. Segala keinginan duniawi, luntur semua. Yang terpikirkan hanyalah: “Ya Allah, maafkan aku. Ampuni aku..” juga doa untuk kedua orang tua tercinta. Semua orang bersimbah air mata, menangisi dosa dan kesalahannya masing masing. Ya Allah.. terimalah doa kami, terima maaf kami, limpahkanlah kami dalam Rahmat & ampunanMu Aamiin ya Robbal Alaamiin, Mekkah, 15 Juni, 2024.