Karena setiap momen kita butuh kata-kata, #Moodtivation hadir untuk warnai harimu dengan berbagai quotes paling syahdu!
karena kalau sudah emyu..
Waktu.
Atas nama langkah yang sempat patah, ikhlas yang tak kunjung tuntas, sunyi yang kehilangan bunyi, izinkan aku meraung di Raung. Berdiri di puncaknya pasca terjal tebing dan akar belukar, melepaskan pandang ke sekeliling walau telah kehilangan kabar; Darimu yang tak lagi mengarah kepadaku. . Ternyata cahaya itu masih ada. Menerpa sebagai teman bicara, menguapkan lara, menggariskan muara. Berkumpul sebagai museum di hati, menunggu dikunjungi atau dibiarkan mati. . Atau menjelma laksana puncak sejati, tetap gagah merangkul kisah yang silih berganti. Maka lihatlah, semua telah berubah, hanya senja yang masih tetap indah. . . . 📸: @kipliruli // #gunungraung #puncaksejati #3344mdpl #banyuwangi #jawatimur #indonesia
Atas nama langkah yang sempat patah, ikhlas yang tak kunjung tuntas, sunyi yang kehilangan bunyi, izinkan aku meraung di Raung. Berdiri di puncaknya pasca terjal tebing dan akar belukar, melepaskan pandang ke sekeliling walau telah kehilangan kabar; Darimu yang tak lagi mengarah kepadaku. . Ternyata cahaya itu masih ada. Menerpa sebagai teman bicara, menguapkan lara, menggariskan muara. Berkumpul sebagai museum di hati, menunggu dikunjungi atau dibiarkan mati. . Atau menjelma laksana puncak sejati, tetap gagah merangkul kisah yang silih berganti. Maka lihatlah, semua telah berubah, hanya senja yang masih tetap indah. . . . 📸: @kipliruli // #gunungraung #puncaksejati #3344mdpl #banyuwangi #jawatimur #indonesia
Atas nama langkah yang sempat patah, ikhlas yang tak kunjung tuntas, sunyi yang kehilangan bunyi, izinkan aku meraung di Raung. Berdiri di puncaknya pasca terjal tebing dan akar belukar, melepaskan pandang ke sekeliling walau telah kehilangan kabar; Darimu yang tak lagi mengarah kepadaku. . Ternyata cahaya itu masih ada. Menerpa sebagai teman bicara, menguapkan lara, menggariskan muara. Berkumpul sebagai museum di hati, menunggu dikunjungi atau dibiarkan mati. . Atau menjelma laksana puncak sejati, tetap gagah merangkul kisah yang silih berganti. Maka lihatlah, semua telah berubah, hanya senja yang masih tetap indah. . . . 📸: @kipliruli // #gunungraung #puncaksejati #3344mdpl #banyuwangi #jawatimur #indonesia
2024, Juli
Kala perasaan dicukupkan, maka rayakanlah perpisahan. Pergi, jejaki hatimu lagi. Lupakanlah rindu dan saatnya menggebu di Merbabu. Biarkan sedih menguap sampai kau berhenti berharap. . Rebahkan jiwa, resapi puing yang tersisa sebelum kecewa. Pahami bahwa sebelum patah itu bertamu, kau pernah gagah tanpa duka yang membelenggu. . Serukan perlawanan, pukul keras perasaan. Hentikan resah angan untuk kembali, mengaumlah bersama bangkitnya serigala dalam diri. . . . 📸: @kipliruli & @anang_k // #gunungmerbabu #3142mdpl #jawatengah #indonesia
Kala perasaan dicukupkan, maka rayakanlah perpisahan. Pergi, jejaki hatimu lagi. Lupakanlah rindu dan saatnya menggebu di Merbabu. Biarkan sedih menguap sampai kau berhenti berharap. . Rebahkan jiwa, resapi puing yang tersisa sebelum kecewa. Pahami bahwa sebelum patah itu bertamu, kau pernah gagah tanpa duka yang membelenggu. . Serukan perlawanan, pukul keras perasaan. Hentikan resah angan untuk kembali, mengaumlah bersama bangkitnya serigala dalam diri. . . . 📸: @kipliruli & @anang_k // #gunungmerbabu #3142mdpl #jawatengah #indonesia
Kala perasaan dicukupkan, maka rayakanlah perpisahan. Pergi, jejaki hatimu lagi. Lupakanlah rindu dan saatnya menggebu di Merbabu. Biarkan sedih menguap sampai kau berhenti berharap. . Rebahkan jiwa, resapi puing yang tersisa sebelum kecewa. Pahami bahwa sebelum patah itu bertamu, kau pernah gagah tanpa duka yang membelenggu. . Serukan perlawanan, pukul keras perasaan. Hentikan resah angan untuk kembali, mengaumlah bersama bangkitnya serigala dalam diri. . . . 📸: @kipliruli & @anang_k // #gunungmerbabu #3142mdpl #jawatengah #indonesia
Tertunduk berserah, tercabik tanpa arah. Kusambangi pemakamanmu untuk mengadu, bukan merayu, karena kau pun tak perlu sedu sedan itu. Kau telah bebas dari segala, sedang aku tercekik kesunyian, hancur tanpa pengharapan! Maka bolehkah aku tinggal dulu di unggun-timbun sajakmu? Akan kurawat bengis cinta dan sengketa dari gerbang senjakala, sebagai kumpulan terbuang yang menolak sia-sia. Jadi, jangan dulu padami unggunan api ini, walau mampus dikoyak sepi, aku juga mau hidup seribu tahun lagi! — 𝘒𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘊𝘩𝘢𝘪𝘳𝘪𝘭, 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘞𝘪𝘳𝘢 𝘕𝘢𝘨𝘢𝘳𝘢
Belakangan mendengarkan @emotionalpvlette dan izinku menyematkan, semoga berkenan.
dari rancangan buku ketiga, selamat hari puisi nasional..
untuk kita, emyu mania
Senja itu…
Lewat sajak yang mengakar, ke hatimu aku tak gentar. Episode dua Meraung di Raung sudah rilis..
Aku, kamu, emyu..
Tanggal merah tanpa libur merindukanmu..
Episode terakhir Meraung di Raung sudah tayang, selamat menyaksikan! AUUUWWW!
Antara Vietnam dan kenangan, dalam #JumatBerkahf yang menemani perjalanan..
Ternyata masih kau; yang terkenang di antara kabut, berlinang dalam duka tak bersambut. Menetes sebagai hujan di antara lamunan dan kenyataan. Tertulis acak dalam larik-larik sajak yang memuat pertanyaan pasca perpisahan. Terutama, lelahkah harimu? Sehatkah kau di ruang baru? Bahagiakah kau tanpaku? Semoga tetap baik hidupmu, seperti Kahf yang selalu mampu menjaga kebaikan langkahku, menyambut hari-hari penuh rindu. @kahfeveryday | #worldkahf #sapa #fansipan #vietnam
Di sudut kedai itu, sunyi menyatu haru melayangkan rindu. Tentang langkah tanpa tujuan, arah tanpa kediaman. Espresso menyambutnya sebagai kawan, merangkul pahit yang selama ini mendera, melebur kenang yang kerap berujung lara. Menjadi harapan, akan nikmat bila rokok yang kusesap juga memiliki rasa yang sepadan. Akankah hadir? Agar setiap singgahku lengkap tanpa ada sisa getir. #EspressoCaraBaru
Menemani di sela lebaranmu, #CUCIMUKA episode terakhir di 1445 H sudah tayang di Youtube: Wira Nagara 🤝🏻
Bersama @jimjokerid, mari #MerdekaMelangkah menyambut impian paling cerah! 🇮🇩