Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sejak awal berdirinya, Indonesia selalu diuji. Dari penjajahan, pergolakan politik, hingga perubahan zaman—setiap masa membawa tantangan yang menanyakan satu hal: masihkah kita mampu bersatu? Dan di usia kemerdekaan yang kian matang, pertanyaan itu ternyata masih harus tetap hadir. Indonesia terlalu berharga untuk dibiarkan hancur oleh kebencian. Jangan biarkan amarah memisahkan kita, sebab sejarah sudah cukup memberi pelajaran: pada akhirnya, YANG ABADI BUKANLAH KEKUASAAN, MELAINKAN KEBERANIAN RAKYATNYA UNTUK TETAP BERSATU. Beberapa hari terakhir, aku memilih untuk tidak terlalu aktif di media sosial. Rasanya berat melihat berita demi berita, sampai tidak ada semangat untuk memposting apapun karena hati sedang berduka. Lalu baru aku tersadar saat kembali menonton film kami “Siapa Dia” yang sedang tayang, yg justru bisa menjadi pengingat: bahwa kita, bangsa Indonesia, masih terus memperjuangkan persatuan hingga hari ini. Dan berharap, KALI INI SUARA RAKYAT BENAR BENAR DIDENGARKAN. Semoga kisah ini bukan hanya jadi tontonan, tapi ruang refleksi. Agar kita tak lagi mengulang luka, melainkan menulis lembar baru dengan hati yang lebih damai. Bersuara dengan LANTANG untuk menuntut keadilan, dengan cara yang BAIK bukan dengan KEKERASAN. Hati2 PROVOKASI yg memecah belah!!! Kadang provokasi itu bisa datang dari profile org yg kita PIKIR belain kita. Tetap bersatu, saudara saudaraku GOD BLESS U ALL
Sahabat, yg minggu lalu di gala premiere’in hari ini tayang🤸♀️❤️ Serbu bioskop2 kesayangan kamu yah.. Dijamin ikut nyanyi bareng sepanjang film☺️💕 . Trimakasih untk balutan kebaya yang sungguh manis nan cantik @eddybetty , Dan trimakasi make up nya ya kap.. @aninditamakeupart Juga Makasi ito @ozkar_fpv video slomonya!
Air mata ini jatuh bersama bangsa. Untuk setiap nyawa yang terhilang—baik dari rakyat sipil yang sedang menyuarakan aspirasi, maupun aparat yang gugur dalam tugas. Semoga kasih Tuhan memeluk keluarga yang ditinggalkan🙏 Kiranya hikmat menuntun para pemimpin bangsa, agar Indonesia kembali dirawat dengan cinta yang jujur. Jangan biarkan negeri ini terus berdarah.. Bertindaklah! Kami menanti kebijaksanaan, demi persatuan Indonesia🇮🇩 . Buat temen2, kita sebagai warga negara yg baik dan mau semuanya juga membaik, mari suarakan pendapat dan harapan kita dengan cara yg jg baik, dan yg terutama bersatu hati BERDOA untuk negri kita😭 lets pray and pray and pray and pray🙏😭
Nonton bareng kak @gisel_la @cinta_brian buat saksiin film “Siapa Dia?” such a heartwarming film❤ Filmnya bukan cuma hiburan, tapi juga ngingetin aku tentang arti keluarga, cinta, dan suara yang kadang pengen banget didengar. Rasanya beda banget pas duduk di kursi bioskop, terus ngeliat cerita yang deket sama kehidupan kita ditampilin di layar lebar. Ada rasa hangat, ada rasa “oh gini ya rasanya hidup di zaman itu.” congrats kak @gisel_la for a wonderful acting! super ekspresif, bikin ceritanya terasa hidup banget 🤍 So proud and can’t wait to see more amazing works ahead!✨ #sinicikezkasihtau #katanyakezia #siapadia
Nonton bareng kak @gisel_la @cinta_brian buat saksiin film “Siapa Dia?” such a heartwarming film❤ Filmnya bukan cuma hiburan, tapi juga ngingetin aku tentang arti keluarga, cinta, dan suara yang kadang pengen banget didengar. Rasanya beda banget pas duduk di kursi bioskop, terus ngeliat cerita yang deket sama kehidupan kita ditampilin di layar lebar. Ada rasa hangat, ada rasa “oh gini ya rasanya hidup di zaman itu.” congrats kak @gisel_la for a wonderful acting! super ekspresif, bikin ceritanya terasa hidup banget 🤍 So proud and can’t wait to see more amazing works ahead!✨ #sinicikezkasihtau #katanyakezia #siapadia
Nonton bareng kak @gisel_la @cinta_brian buat saksiin film “Siapa Dia?” such a heartwarming film❤ Filmnya bukan cuma hiburan, tapi juga ngingetin aku tentang arti keluarga, cinta, dan suara yang kadang pengen banget didengar. Rasanya beda banget pas duduk di kursi bioskop, terus ngeliat cerita yang deket sama kehidupan kita ditampilin di layar lebar. Ada rasa hangat, ada rasa “oh gini ya rasanya hidup di zaman itu.” congrats kak @gisel_la for a wonderful acting! super ekspresif, bikin ceritanya terasa hidup banget 🤍 So proud and can’t wait to see more amazing works ahead!✨ #sinicikezkasihtau #katanyakezia #siapadia
Nonton bareng kak @gisel_la @cinta_brian buat saksiin film “Siapa Dia?” such a heartwarming film❤ Filmnya bukan cuma hiburan, tapi juga ngingetin aku tentang arti keluarga, cinta, dan suara yang kadang pengen banget didengar. Rasanya beda banget pas duduk di kursi bioskop, terus ngeliat cerita yang deket sama kehidupan kita ditampilin di layar lebar. Ada rasa hangat, ada rasa “oh gini ya rasanya hidup di zaman itu.” congrats kak @gisel_la for a wonderful acting! super ekspresif, bikin ceritanya terasa hidup banget 🤍 So proud and can’t wait to see more amazing works ahead!✨ #sinicikezkasihtau #katanyakezia #siapadia
Nonton bareng kak @gisel_la @cinta_brian buat saksiin film “Siapa Dia?” such a heartwarming film❤ Filmnya bukan cuma hiburan, tapi juga ngingetin aku tentang arti keluarga, cinta, dan suara yang kadang pengen banget didengar. Rasanya beda banget pas duduk di kursi bioskop, terus ngeliat cerita yang deket sama kehidupan kita ditampilin di layar lebar. Ada rasa hangat, ada rasa “oh gini ya rasanya hidup di zaman itu.” congrats kak @gisel_la for a wonderful acting! super ekspresif, bikin ceritanya terasa hidup banget 🤍 So proud and can’t wait to see more amazing works ahead!✨ #sinicikezkasihtau #katanyakezia #siapadia
Nonton bareng kak @gisel_la @cinta_brian buat saksiin film “Siapa Dia?” such a heartwarming film❤ Filmnya bukan cuma hiburan, tapi juga ngingetin aku tentang arti keluarga, cinta, dan suara yang kadang pengen banget didengar. Rasanya beda banget pas duduk di kursi bioskop, terus ngeliat cerita yang deket sama kehidupan kita ditampilin di layar lebar. Ada rasa hangat, ada rasa “oh gini ya rasanya hidup di zaman itu.” congrats kak @gisel_la for a wonderful acting! super ekspresif, bikin ceritanya terasa hidup banget 🤍 So proud and can’t wait to see more amazing works ahead!✨ #sinicikezkasihtau #katanyakezia #siapadia
Nonton bareng kak @gisel_la @cinta_brian buat saksiin film “Siapa Dia?” such a heartwarming film❤ Filmnya bukan cuma hiburan, tapi juga ngingetin aku tentang arti keluarga, cinta, dan suara yang kadang pengen banget didengar. Rasanya beda banget pas duduk di kursi bioskop, terus ngeliat cerita yang deket sama kehidupan kita ditampilin di layar lebar. Ada rasa hangat, ada rasa “oh gini ya rasanya hidup di zaman itu.” congrats kak @gisel_la for a wonderful acting! super ekspresif, bikin ceritanya terasa hidup banget 🤍 So proud and can’t wait to see more amazing works ahead!✨ #sinicikezkasihtau #katanyakezia #siapadia
Nonton bareng kak @gisel_la @cinta_brian buat saksiin film “Siapa Dia?” such a heartwarming film❤ Filmnya bukan cuma hiburan, tapi juga ngingetin aku tentang arti keluarga, cinta, dan suara yang kadang pengen banget didengar. Rasanya beda banget pas duduk di kursi bioskop, terus ngeliat cerita yang deket sama kehidupan kita ditampilin di layar lebar. Ada rasa hangat, ada rasa “oh gini ya rasanya hidup di zaman itu.” congrats kak @gisel_la for a wonderful acting! super ekspresif, bikin ceritanya terasa hidup banget 🤍 So proud and can’t wait to see more amazing works ahead!✨ #sinicikezkasihtau #katanyakezia #siapadia
Morning flow with @febiolafeby at @re.form_mindmotion 🤸♀️🫶🏼
Benar apa yang dilagukan Saputra dan Indah di @filmsiapadia , Badai pasti berlalu 🩷💚