Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Passion work seperti ini yang selalu bikin aku lupa waktu.lagi lagii harus menghandle @arielnoah kali ini dengan si grumpy @azchatobing . Kerjaannya marah-marah… tapi marah artistik. Marah tapi nurut. Marah tapi perfeksionis. Pokoknya kalau akuu bilang, “Sebentar, ini kurang,” ya siap-siap… dia ngegas kayaaa motorduatakk Di balik semua itu, kita sebenarnya ketawa terus. Ariel yang kakinya lagi pincang, tapi masih bisa nyengir, still posing like a champ. Dan aku? Tentu saja peranku jelas: badut lalalayeyeye Selalu berhasil bikin mereka tertawa bahkan ketika sudah capek setengah mati. “Kadang aku lupa, apakah aku ini producer, talent… atau stand-up comedian ” Tapi seperti biasa… hal-hal kecil di lapangan inilah yang bikin kerja terasa hidup, Perfect lighting , positif vibe , chaos, grumpy, tapi hasilnya tetap bikin bangga. Dan yang paling manis hari itu? Waktu kerja sudah mau selesai, tiba-tiba tim datang bawa surprise kecil. Untuk ulang tahunku yang… ya sudah lewat, sudah berlalu , tapi mereka tetap hangat dan berisik Warm. Simple. Tapi bikin hati meleleh. This is the kind of work I love.
Potongan perjalanan random yang membuktikan kalau kreativitas itu lahir dari… keterpaksaan. Hujaaaaannn takkk henti ? Santai. Alfamart punya plastik. Meskipun akhirnya sepatu basah juga(lagi ) ,tapi setidaknya niat gue kering. Nyasar kembali sampe Blitar? Bukan sengaja. Itu cuma otak gue ngelamun dan GPS ikut-ikutan pasrah. mendadak hujan lagi? Ya sudah, aku peluk nasi Padang sebagai pelarian. Dalam hati cuma bisa bilang: “Hujan boleh turun tiba-tiba… tapi aku tetap jatuhnya ke perjalanan ini. Bukan ke kamu… tenang aja.” Anjay! Lanjutin ga perjalanan newbieee???
Berangkat dari Trenggalek dengan sendal jepit alpaaaa , karena sepatu sudah resmi pensiun dini terkena hujan berkali-kali. Misi pencarian sepatu baru dimulai. Tapi dunia seperti bilang, “nggak semudah itu, Ferguso” dan aku tetap lanjut jalan dengan sendal jepit gagah berani. Perjalanan lanjut ke Malang, terus ngegas ke arah Bromo. Di tengah dingin yang nyelekit kayak ditagih cicilan, aku malah sempat melamun muter di jalan yang sama 10 menit penuh. Sampai ada musik random mama yang nyadarin aku buat balik ke jalan yang benar. Terima kasih, mamakk nancy , tanpa sengaja jadi Google Maps versi spiritual. Solo trip itu lucu, ya… Ini waktuku buat prioritaskan diriku sendiri. Aku yang mutusin kapan harus berhenti, seberapa kencang mau ngegas, kapan harus belok kiri atau kanan, dan kapan harus berhenti karena… ya sendalku hampir copot. Dan semua keputusan itu, risikonya aku tanggung sendiri. Nggak ada yang bisa mempertanggung jawabkan kecuali diri sendiri dan cuaca yang memang suka toxic, kirain hubungan doang yg bisa #ehgimana. Kaos kaki basah berulang kali, menjemur jaket,sepatu, baju, dannnn harga diri, semuanya di angin Bromo yang dramatis tapi indah banget. Sampai akhirnya Bromo bikin aku berubah haluan, Yang tadinya niat bangun pagi , jalan pagi lagi … Berujung tidur lagi. Nikmat banget. Kadang yang kita butuhin cuma tidur, bukan motivasi hidup. Jadi… habis ini kita ke mana lagi? Karena kayaknya hidupku memang dipandu hujan, angin, dan random kindness dari orang-orang yang aku temui di jalan.
SOLO Trip Pertamaku. Dari Jogja, menuju mana saja yang semesta izinkan. Perjalanan dimulai pukul 11 siang. Hujan turun tanpa henti, perlengkapan minim, mental siap, katanya. Berhenti di Indomaret, beli raincoat, dan hidupku resmi diselamatkan oleh raincoat merakyat . Bocor tipis, basah gemes, tapi ya sudahlah… ride must go on. Terik matahari dan hujan gantian ngambek sepanjang jalan. Lalu aku berhenti di sebuah tempat makan… yang ternyata tidak jual makanan. Sungguh unik!! Tapi semesta baik, seorang “ibu peri” berseragam pink muncul. Masakkan makanan, kupasin mangga, buatkan teh hangat, bahkan menawariku nginep. Aku merinding. Kadang yang menjaga kita itu bukan siapa-siapa, tapi orang asing yang tiba-tiba jadi rumah. Sepanjang perjalanan, aku ketemu banyak orang yang mendoakan keselamatanku sampai tujuan, padahal mereka tidak kenal aku sama sekali. Hujan jadi tema utama touring kali ini. Sampai Trenggalek jam 9 malam. Semua pakaian basah. apakah ini saatnya beli sepatu baru?
Hai, mungkin banyak yang bertanya tentang perjalananku kali ini. Lebih dari empat tahun aku belajar melepaskan — bukan hanya atas kepergian mama, tapi juga atas segala yang kutakuti untuk hilang. Disisi lain aku dalam proses melepas kemelekatanku pada anak-anak. Bukan karena mereka, tapi karena aku yang belum mampu jauh dari mereka. Banyak hal Sampai akhirnya aku sadar — kemelekatan pun bisa jadi bentuk lain dari kehilangan. Aku belajar bahwa pergi sejenak, melakukan hal yang kita suka, tidak membuatku menjadi ibu yang buruk. Harapanku sederhana… Kelak ketika mereka dewasa, mereka mencintaiku dengan cukup. Cukup , untuk tidak kehilangan dirinya sendiri, seperti aku dulu kehilangan bagianku.
OH MY GOD. HAPPY BIRTHDAY TO ME, HAPPY BIRTHDAY TO ME. Of all the hard days I’ve lived through, nothing compares to the sweetness of reading this gift from my children their handwritten “HAPPY BIRTHDAY LALAHANI.” I wish my mom was here… So I could tell her, “Ma, look… they can write now. And they can make me happy with the simplest things.” They are the reason I’m strong, the reason I come home, and the reason I smile — even on the quietest days.
Namanya Butoijo. BMW K100 yang statusnya… complicated !! Kaya kamu ! #ehgimana Ditelanjangin udah, dibangun belum. Disentuh? Apalagi! Cuma diliaaatin mulu dari kejauhan, kayak gebetan yang nggak jadi-jadi. Dielus elus ngga bales ! asem emang ! Tapi ya gimana… namanya juga sayaaaang , aku kan buta warna — asal ijo, aku sayang 💚 Fix ini motor lebih sabar dari aku waktu nunggu balasan ‘kamu lagi di mana?’”
Namanya Butoijo. BMW K100 yang statusnya… complicated !! Kaya kamu ! #ehgimana Ditelanjangin udah, dibangun belum. Disentuh? Apalagi! Cuma diliaaatin mulu dari kejauhan, kayak gebetan yang nggak jadi-jadi. Dielus elus ngga bales ! asem emang ! Tapi ya gimana… namanya juga sayaaaang , aku kan buta warna — asal ijo, aku sayang 💚 Fix ini motor lebih sabar dari aku waktu nunggu balasan ‘kamu lagi di mana?’”
Namanya Butoijo. BMW K100 yang statusnya… complicated !! Kaya kamu ! #ehgimana Ditelanjangin udah, dibangun belum. Disentuh? Apalagi! Cuma diliaaatin mulu dari kejauhan, kayak gebetan yang nggak jadi-jadi. Dielus elus ngga bales ! asem emang ! Tapi ya gimana… namanya juga sayaaaang , aku kan buta warna — asal ijo, aku sayang 💚 Fix ini motor lebih sabar dari aku waktu nunggu balasan ‘kamu lagi di mana?’”
Namanya Butoijo. BMW K100 yang statusnya… complicated !! Kaya kamu ! #ehgimana Ditelanjangin udah, dibangun belum. Disentuh? Apalagi! Cuma diliaaatin mulu dari kejauhan, kayak gebetan yang nggak jadi-jadi. Dielus elus ngga bales ! asem emang ! Tapi ya gimana… namanya juga sayaaaang , aku kan buta warna — asal ijo, aku sayang 💚 Fix ini motor lebih sabar dari aku waktu nunggu balasan ‘kamu lagi di mana?’”
Namanya Butoijo. BMW K100 yang statusnya… complicated !! Kaya kamu ! #ehgimana Ditelanjangin udah, dibangun belum. Disentuh? Apalagi! Cuma diliaaatin mulu dari kejauhan, kayak gebetan yang nggak jadi-jadi. Dielus elus ngga bales ! asem emang ! Tapi ya gimana… namanya juga sayaaaang , aku kan buta warna — asal ijo, aku sayang 💚 Fix ini motor lebih sabar dari aku waktu nunggu balasan ‘kamu lagi di mana?’”
Namanya Butoijo. BMW K100 yang statusnya… complicated !! Kaya kamu ! #ehgimana Ditelanjangin udah, dibangun belum. Disentuh? Apalagi! Cuma diliaaatin mulu dari kejauhan, kayak gebetan yang nggak jadi-jadi. Dielus elus ngga bales ! asem emang ! Tapi ya gimana… namanya juga sayaaaang , aku kan buta warna — asal ijo, aku sayang 💚 Fix ini motor lebih sabar dari aku waktu nunggu balasan ‘kamu lagi di mana?’”
Jumatan gini sambil nungguin yang gemes pada pulang… tengak-tengok nih. Bengkel boleh rame, tapi yang bikin jantung rameeee… cuma kamu lagiii ahh.#Eh gimana? # Silakan kak, mau service motor… atau service perasaan? Aku ready dua-duanya Jangan lupaaaa tasnya kembaraaan !! Intip di tokopeditokkk!!!
Jumatan gini sambil nungguin yang gemes pada pulang… tengak-tengok nih. Bengkel boleh rame, tapi yang bikin jantung rameeee… cuma kamu lagiii ahh.#Eh gimana? # Silakan kak, mau service motor… atau service perasaan? Aku ready dua-duanya Jangan lupaaaa tasnya kembaraaan !! Intip di tokopeditokkk!!!
Back to streets! Our Saturday night ‘ Being cool and shy shy cat ! HAHAHA