Reality check through cinema 🎦 with the one and only @ginasnoer this episode is out now! Link in bio! Siapa yang udah nonton Like & Share di Netflix??? 🍿
Semoga jalan lo jadi timses salah satu capres berkah selalu ya, @rinosarjono Indonesia bangga sama putra bangsa seperti lo ❤️🤍 Salam 4 Jari! Hahahaha 😂
@salmanaristo @sppratama @orchidaramadhania @yanarahajeng @deyayu.yuliani @divapresya @ellenarmin @hahahaditha @fitriamuthmainnah @adam_juanp @javier_lukito @arief_ashshiddiq @kurniaxander @jeffryk_ @nepioks @elizacheisa Mamat Riya Wahana Kreator Nusantara
Semoga jalan lo jadi timses salah satu capres berkah selalu ya, @rinosarjono Indonesia bangga sama putra bangsa seperti lo ❤️🤍 Salam 4 Jari! Hahahaha 😂
@salmanaristo @sppratama @orchidaramadhania @yanarahajeng @deyayu.yuliani @divapresya @ellenarmin @hahahaditha @fitriamuthmainnah @adam_juanp @javier_lukito @arief_ashshiddiq @kurniaxander @jeffryk_ @nepioks @elizacheisa Mamat Riya Wahana Kreator Nusantara
Semoga jalan lo jadi timses salah satu capres berkah selalu ya, @rinosarjono Indonesia bangga sama putra bangsa seperti lo ❤️🤍 Salam 4 Jari! Hahahaha 😂
@salmanaristo @sppratama @orchidaramadhania @yanarahajeng @deyayu.yuliani @divapresya @ellenarmin @hahahaditha @fitriamuthmainnah @adam_juanp @javier_lukito @arief_ashshiddiq @kurniaxander @jeffryk_ @nepioks @elizacheisa Mamat Riya Wahana Kreator Nusantara
Semoga jalan lo jadi timses salah satu capres berkah selalu ya, @rinosarjono Indonesia bangga sama putra bangsa seperti lo ❤️🤍 Salam 4 Jari! Hahahaha 😂
@salmanaristo @sppratama @orchidaramadhania @yanarahajeng @deyayu.yuliani @divapresya @ellenarmin @hahahaditha @fitriamuthmainnah @adam_juanp @javier_lukito @arief_ashshiddiq @kurniaxander @jeffryk_ @nepioks @elizacheisa Mamat Riya Wahana Kreator Nusantara
Semoga jalan lo jadi timses salah satu capres berkah selalu ya, @rinosarjono Indonesia bangga sama putra bangsa seperti lo ❤️🤍 Salam 4 Jari! Hahahaha 😂
@salmanaristo @sppratama @orchidaramadhania @yanarahajeng @deyayu.yuliani @divapresya @ellenarmin @hahahaditha @fitriamuthmainnah @adam_juanp @javier_lukito @arief_ashshiddiq @kurniaxander @jeffryk_ @nepioks @elizacheisa Mamat Riya Wahana Kreator Nusantara
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Happy happy happy sweet seventeenth 🩵🩵😘😘
Eh… ralat, ternyata udah 18 tahun guys 😂😂😂😂 Baru pada inget.
Pertandingan di JBS baru saja akan dimulai! Saksikan lanjutan duel biliar antara Kiu (@kevinardillova) dan Dharma (@mahiraemir) di episode 5-8 tayang hari ini hanya di @primevideoid! ❤️🎱
@zaraadhsty @chandrapitok @suryasaputra507 @indrabirowox @agthpricilla @salmanaristo @_videorobber_
#WahanaKreator #PrimeVideo #TheAces
Akhirnya perjalanan menuju duel panas biliar antara Kiu (@kevinardillova) dan Dharma (@mahiraemir) sudah bisa disaksikan di Prime Video! ❤️
Episode 1-4 tayang di @primevideoid mulai hari ini dan episode 5-8 di 28 Desember! 🎱
@zaraadhsty @chandrapitok @suryasaputra507 @indrabirowox @agthpricilla @salmanaristo @_videorobber_
#WahanaKreator #PrimeVideo #TheAces
Dua pemain biliar yang jenius, sang pembangkang yang selalu tak terduga dan sang perfeksionis yang metodis, sama-sama bertemu dalam pertaruhan takdir.
One table, million destinies. 🎱
Segera tayang di @primevideoid 21 Desember 2023!
@kevinardillova @mahiraemir @zaraadhsty @chandrapitok @suryasaputra507 @indrabirowox @agthpricilla @salmanaristo @_videorobber_
Kreator: Salman Aristo @salmanaristo
Executive Producers: Salman Aristo @salmanaristo, Sigit Pratama @sppratama
Producers: Arief Ash Shiddiq @arief_ashshiddiq, Eliza Cheisa @elizacheisa, Yayu Yuliani @deyayu.yuliani, Gina S Noer @ginasnoer, Syaiful Wathan @iplwtn, Amanda Iswan @amandaiswan
Line Producer: Amril Musaddad Pakpahan
Writers: Salman Aristo @salmanaristo, Rino Sarjono @rinosarjono
Head Writer: Yayu Yuliani @deyayu.yuliani
Story Developers: Diva Apresya @divapresya, Haditha @hahahaditha, Matias Hermawan @iasmatias
Director: Bambang ‘Ipoenk’ KM @_videorobber_
Director of Photography: Deska Binarso @desbins
Production Designer / Art Director: Asep Suryaman @savesure
AD 1: Ari Rusyadi @arirusyadi
Sound Supervisor: Aufa Ariaputra @soundroll_indonesia
Wardrobe Supervisor: Fadillah Putri Yunidar @fadilayunidar
Make Up Department Head: Notje M.Tatipata @notje_moses_tatipata
Casting Director: Meirina Alwie A.C.I @bumeeeiii, Diva Apresya @divapresya
Associate Casting Director & Talent Coordinator: Cynthia Hana @cynthiahana
Assistant Casting Director: Julianna @_julianna24
Acting Coach: Rummana Yamanie @rummayay
Location Manager: Wahyudin
Script Continuity Supervisor: Anggi Andreansyah @anggiandreansyah
Still Photographer: Tri Ratna @trirtn
Billiard Coach & Choreographer: Endy Wisuda @endywisuda
Assistant Billiard Coach: Rizqillah Irfan Thalib @rizqillahirfan_
Billiard Consultant: Javier Lukito @javier_lukito
Post Supervisor: Novryanto T. Mahendra @novryanto.tm
Asst. Post Supervisor: Nevio Nathanael @nepioks
Post Producer: Tjoe Chandra
Editor: Aji Pradityo @ajipradityo
Music Composer: Salman Aristo @salmanaristo, Anggi Novalga @angginovalga
Color Grading & VFX: Klover Colour Studio @klover.colour
Audio Post: Wahana Dimensi
Poster Designer: Evan Wijaya @evanwijaya95
Kita tidak bisa memilih di mana dan kapan kita lahir.
Sehingga, untuk mengecek keberuntungan kita, mengasah kemanusiaan kita, tak perlu jauh-jauh mencari… lihatlah ke masa lalu keluarga kita.
Siapa kakek nenek kita? Eyang dari eyang kita? Bagaimana mereka bisa bertahan saat Indonesia dijajah Belanda, Jepang, dan negara imperialis lainnya selama beratus tahun.
Tragedi apa yang mereka hadapi, keberuntungan apa sehingga mereka bisa selamat, hingga kita bisa lahir dan tumbuh baik?
Pada 1943, kakek saya, Ngadimin, diambil dari rumahnya di Salatiga. Saat itu usianya 13 tahun. Dia dijadikan romusha di Kalimantan Timur.
Saya tak terbayang penyiksaan macam apa yang harus ia tempuh. Duka apa yang harus ia hadapi karena sejak hari itu ia putus hubungan dengan keluarganya.
Kakek nenek saya dari pihak Ibu mungkin lebih beruntung. Mereka “hanya” mengungsi saat agresi Belanda dan harus menggigit ranting kayu agar gendang telinga tak pecah saat serangan terjadi
Saya selalu berpikir, mengapa tragedi ratusan tahun itu bisa terjadi pada nenek moyang kita?
Pada tahun-tahun itu, siapa yang mau bersuara membela? Siapa yang tahu tapi memilih diam dan abai? Mungkin karena takut kepentingannya terganggu atau karena tak peduli karena jauh di negeri orang lain?
Hari ini, detik ini, saya patah hati luar biasa karena saya menyaksikan (dari layar hp ini) genosida terus terjadi di Palestina dan, di waktu bersamaan, buzzer anonim (entah untuk kepentingan siapa) secara kolektif dan sistematis membangun kebencian masyarakat atas pengungsi Rohingya di sosial media kita.
Saya bingung mengapa membela kemanusiaan jadi pilihan yang rumit.
Saya selalu tak habis pikir mengapa kita, sesama manusia tak sempurna ini, bisa dipecahbelah dan dimanfaatkan untuk kepentingan yang (merasa) lebih besar.
Saya gelisah dunia macam apa yang akan kita wariskan untuk anak cucu nanti.
Ada banyak pertanyaan di kepala saya, tapi yang jelas, sebagai manusia saya sedang merasa malu dan rapuh karena belum bisa banyak berbuat.
Cute cat makes the world go round 🫶
Cute cat makes the world go round 🫶
Cute cat makes the world go round 🫶
Hidup harus lebih besar dari sinema, kata mas @rizariri yg sering banget dikutip Yandy Laurens dan film “Jatuh Cinta Seperti di Film-Film” ini bisa menggambarkan kehidupan menjadi pencerita di dunia sinema dengan penuh rasa rendah hati, tidak pretensius, dengan haru dan tawa renyah.
Filmnya penuh rasa yang tepat membawa gue mentertawakan diri sendiri dan penuh refleksi atas perjalanan dari karakternya yang seorang filmmaker yang ditulis oleh seorang filmmaker yang tentu punya banyak teman filmmaker.
Tanpa basa basi, untuk gue film ini masuk top three romantic comedy film Indonesia sepanjang masa. Brilliant writing, directing, & actors!
Salam keluhuran sinema anti bajakan dan sulam alis yang tampak ori! 🎬🖤🤍🙏🏼
Selamat guys!!! Semoga terus bermakna perjalanannya 🫶🏼