Seperti disebut sebelumnya, @serpens.parfumerie akan merilis koleksi OST (Our Scent Track) perdananya sebagai interpretasi dan pengiring membaca sebuah karya literatur. Setelah meminta ijin dan berdiskusi dengan @deelestari, seri pertama kami adalah OST dari Aroma Karsa sebagai karya penting tentang dunia aroma. Seri ini hanya akan dirilis dalam periode waktu terbatas, sampai dengan akhir tahun 2024, atau ketika stok yang kami miliki sudah habis, tergantung yang mana yang lebih cepat tercapai. Produksi dilakukan dalam micro-batch, dengan setiap batch nya tersedia dalam jumlah tidak banyak. Siapa cepat, dia dapat. Tunggu info selanjutnya mengenai setiap EDP yang tersedia dalam seri ini, beserta cerita dan irama aromanya. #perfume #parfumerie #serpens #jakartaartisan #jakarta #unfiltered #raw #scentrack #ost #aromakarsa #parfumindonesia #parfumlokal
Seperti disebut sebelumnya, @serpens.parfumerie akan merilis koleksi OST (Our Scent Track) perdananya sebagai interpretasi dan pengiring membaca sebuah karya literatur. Setelah meminta ijin dan berdiskusi dengan @deelestari, seri pertama kami adalah OST dari Aroma Karsa sebagai karya penting tentang dunia aroma. Seri ini hanya akan dirilis dalam periode waktu terbatas, sampai dengan akhir tahun 2024, atau ketika stok yang kami miliki sudah habis, tergantung yang mana yang lebih cepat tercapai. Produksi dilakukan dalam micro-batch, dengan setiap batch nya tersedia dalam jumlah tidak banyak. Siapa cepat, dia dapat. Tunggu info selanjutnya mengenai setiap EDP yang tersedia dalam seri ini, beserta cerita dan irama aromanya. #perfume #parfumerie #serpens #jakartaartisan #jakarta #unfiltered #raw #scentrack #ost #aromakarsa #parfumindonesia #parfumlokal
Enter the intriguing world of gods and deities, across cultures and time in Kemiri, the glorious garden dining room at Uma Ubud. William Dalrymple Dee Lestari, and Satyarth Nayak lift the mystical lid on the myths and legends, kings and characters that shape our understanding of the divine with Tito Ambyo. From the intricate plethora of Hindu deities and mischievous invisible djinns, they will uncover the magical stories that connect humanity with the unseen, celestial world and reveal their lessons for living. Sit back, savor cocktails and enjoy the dazzling wit and captivating storytelling of our award-winning authors. 📍Location: COMO Uma Ubud 🗓️ Date: Saturday, 26 October ⏰ Time: 18.00–19.30 Bali time 🎟️ Price: IDR 515,700 AUD 52 USD 35 Masuki dunia para dewa dan dewi, melintasi budaya dan waktu di Kemiri, ruang makan taman yang megah di Uma Ubud. William Dalrymple, Dee Lestari, dan Satyarth Nayak membuka tabir mistis tentang mitos dan legenda, raja dan karakter yang membentuk pemahaman kita tentang yang gaib bersama Tito Ambyo. Dari beragam dewa Hindu yang rumit hingga jin-jin tak kasat mata yang nakal, mereka akan mengungkap cerita ajaib yang menghubungkan umat manusia dengan dunia suargaloka yang tak terlihat dan mengungkapkan pelajaran hidup dari cerita-cerita tersebut. Duduk santai, nikmati koktail, dan dengarkan intelegensi memukau serta penceritaan memikat dari para penulis pemenang penghargaan ini.
Enter the intriguing world of gods and deities, across cultures and time in Kemiri, the glorious garden dining room at Uma Ubud. William Dalrymple Dee Lestari, and Satyarth Nayak lift the mystical lid on the myths and legends, kings and characters that shape our understanding of the divine with Tito Ambyo. From the intricate plethora of Hindu deities and mischievous invisible djinns, they will uncover the magical stories that connect humanity with the unseen, celestial world and reveal their lessons for living. Sit back, savor cocktails and enjoy the dazzling wit and captivating storytelling of our award-winning authors. 📍Location: COMO Uma Ubud 🗓️ Date: Saturday, 26 October ⏰ Time: 18.00–19.30 Bali time 🎟️ Price: IDR 515,700 AUD 52 USD 35 Masuki dunia para dewa dan dewi, melintasi budaya dan waktu di Kemiri, ruang makan taman yang megah di Uma Ubud. William Dalrymple, Dee Lestari, dan Satyarth Nayak membuka tabir mistis tentang mitos dan legenda, raja dan karakter yang membentuk pemahaman kita tentang yang gaib bersama Tito Ambyo. Dari beragam dewa Hindu yang rumit hingga jin-jin tak kasat mata yang nakal, mereka akan mengungkap cerita ajaib yang menghubungkan umat manusia dengan dunia suargaloka yang tak terlihat dan mengungkapkan pelajaran hidup dari cerita-cerita tersebut. Duduk santai, nikmati koktail, dan dengarkan intelegensi memukau serta penceritaan memikat dari para penulis pemenang penghargaan ini.
YOGYAKARTA! Kota pertama dalam rangkaian roadshow Generasi Campus. Satu kehormatan bisa berbagi panggung dan kelas bersama dua figur hebat @najwashihab & @nicholassaputra. Ada 5000 pendaftar dari DIY dan sekitarnya, dan ada 50 orang ekstra beruntung yang bisa ikutan workshop Kelas Tanpa Guru bersama kami bertiga, sesuai bidang kami masing-masing. Bersama saya, para peserta belajar meningkatkan skill storytelling yang dapat mereka pakai di berbagai bidang. This is truly a great and fun educational program. Dalam sesi panel, saya pun rasanya ikut belajar banyak dari Nana, Nico, dan para peserta ❤️ Kudos to Narasi x Grab yang sudah bikin acara keren & bermanfaat ini, juga untuk tuan rumah UGM Fisipol. Excited to tour onto the next city! Malang, siap-siaaap! 🔥 #GenerasiCampus #GrabID #NarasiAcademy #NarasiTV #NajwaShihab #NicholasSaputra #DeeLestari #EventDee
Sejak saya masih berumur 20 tahun, ketika kali pertama menulis cerita Kugy & Keenan, saya menyimpan keyakinan bahwa kisah cinta mereka akan mampu menembus waktu. Berbelas-belas tahun kemudian, Perahu Kertas lantas difilmkan. Maudy Ayunda menghidupkan karakter Kugy sedemikian kuatnya. Tak hanya cerita Perahu Kertas, lagunya pun ternyata bertahan tak lekang waktu. Sungguh terharu melihat video ini. Thank you, Maudy! 😍 15 tahun sudah sejak Perahu Kertas edisi cetak dirilis oleh Bentang Pustaka. Kisah ini masih akan hidup dan berkenalan dengan pembaca-pembaca gres. Nantikan wajah baru Perahu Kertas sebentar lagi di toko-toko buku! 📹 @dwisantoso #PerahuKertas #MaudyAyunda #BentangPustaka #DeeLestari #Addeection
Donate your books, get 1 drawing for free! Donasikan buku-bukumu, dan tiap donasi akan ditukar dengan satu ilustrasi wajahmu dari teman-teman relawan gambar. Upaya ini untuk mendukung Pondok Baca Airmen Wawasya Padya di Biak, yang dikelola Yoel Swabra. Donasi akan dibuka dari tanggal 9-14 September secara online. Caranya seperti yang tertera pada gambar, ya. Jangan khawatir, pengiriman bukumu tidak perlu langsung ke Papua. Nanti kami akan dibantu oleh TNI AU yang akan mengantarkan buku ke Biak. Saat ini Pondok Baca Airmen Wawasya Padya aktif mendukung 27 adik-adik di kampung Padwa, Kabupaten Biak Numfor, untuk meningkatkan minat baca, meningkatkan keterampilan di luar jam sekolah dan juga belajar Bahasa Inggris sejak dini. Buku-buku bacaan bergambar buat anak usia PAUD dan SD akan sangat membantu 🙏 Nah, yang ingin ikutan menjadi relawan gambar, bisa DM @komikrukii ya. Untuk info alamat pengiriman buku bisa DM @hpsrjsf. Terima kasih! ❤️
Donate your books, get 1 drawing for free! Donasikan buku-bukumu, dan tiap donasi akan ditukar dengan satu ilustrasi wajahmu dari teman-teman relawan gambar. Upaya ini untuk mendukung Pondok Baca Airmen Wawasya Padya di Biak, yang dikelola Yoel Swabra. Donasi akan dibuka dari tanggal 9-14 September secara online. Caranya seperti yang tertera pada gambar, ya. Jangan khawatir, pengiriman bukumu tidak perlu langsung ke Papua. Nanti kami akan dibantu oleh TNI AU yang akan mengantarkan buku ke Biak. Saat ini Pondok Baca Airmen Wawasya Padya aktif mendukung 27 adik-adik di kampung Padwa, Kabupaten Biak Numfor, untuk meningkatkan minat baca, meningkatkan keterampilan di luar jam sekolah dan juga belajar Bahasa Inggris sejak dini. Buku-buku bacaan bergambar buat anak usia PAUD dan SD akan sangat membantu 🙏 Nah, yang ingin ikutan menjadi relawan gambar, bisa DM @komikrukii ya. Untuk info alamat pengiriman buku bisa DM @hpsrjsf. Terima kasih! ❤️
Donate your books, get 1 drawing for free! Donasikan buku-bukumu, dan tiap donasi akan ditukar dengan satu ilustrasi wajahmu dari teman-teman relawan gambar. Upaya ini untuk mendukung Pondok Baca Airmen Wawasya Padya di Biak, yang dikelola Yoel Swabra. Donasi akan dibuka dari tanggal 9-14 September secara online. Caranya seperti yang tertera pada gambar, ya. Jangan khawatir, pengiriman bukumu tidak perlu langsung ke Papua. Nanti kami akan dibantu oleh TNI AU yang akan mengantarkan buku ke Biak. Saat ini Pondok Baca Airmen Wawasya Padya aktif mendukung 27 adik-adik di kampung Padwa, Kabupaten Biak Numfor, untuk meningkatkan minat baca, meningkatkan keterampilan di luar jam sekolah dan juga belajar Bahasa Inggris sejak dini. Buku-buku bacaan bergambar buat anak usia PAUD dan SD akan sangat membantu 🙏 Nah, yang ingin ikutan menjadi relawan gambar, bisa DM @komikrukii ya. Untuk info alamat pengiriman buku bisa DM @hpsrjsf. Terima kasih! ❤️
Donate your books, get 1 drawing for free! Donasikan buku-bukumu, dan tiap donasi akan ditukar dengan satu ilustrasi wajahmu dari teman-teman relawan gambar. Upaya ini untuk mendukung Pondok Baca Airmen Wawasya Padya di Biak, yang dikelola Yoel Swabra. Donasi akan dibuka dari tanggal 9-14 September secara online. Caranya seperti yang tertera pada gambar, ya. Jangan khawatir, pengiriman bukumu tidak perlu langsung ke Papua. Nanti kami akan dibantu oleh TNI AU yang akan mengantarkan buku ke Biak. Saat ini Pondok Baca Airmen Wawasya Padya aktif mendukung 27 adik-adik di kampung Padwa, Kabupaten Biak Numfor, untuk meningkatkan minat baca, meningkatkan keterampilan di luar jam sekolah dan juga belajar Bahasa Inggris sejak dini. Buku-buku bacaan bergambar buat anak usia PAUD dan SD akan sangat membantu 🙏 Nah, yang ingin ikutan menjadi relawan gambar, bisa DM @komikrukii ya. Untuk info alamat pengiriman buku bisa DM @hpsrjsf. Terima kasih! ❤️
Singaraja Literary Festival Day 3. Tanpa terasa, festival memasuki hari terakhir. Diawali dengan menyambangi lumba-lumba Lovina pada pagi hari, ditutup dengan rangkaian pementasan penutupan pada malam hari. Malam yang bergelimang puisi dan lagu. Kata-kata magis mengalir dari panggung. Kesempatan berharga menyaksikan langsung seorang Aan Mansyur, Willy Fahmy, Pranita Dewi membacakan puisi mereka masing-masing. Pada acara penutupan ini, saya memilih membaca (dan menyanyikan) dua cerpen dari Rectoverso. “Hanya Isyarat” dan “Malaikat Juga Tahu”. Karya yang sudah saya rilis sejak 2008 tetapi rasanya masih segar. Termasuk, membawakan lagu “Hanya Isyarat” untuk kali pertama. It was a magical night, indeed. Thank you for the unforgettable moments, Singaraja Literary Fest! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza #AanMansyur #WillyFahmy #PranitaDewi #SugiLanus
Singaraja Literary Festival Day 3. Tanpa terasa, festival memasuki hari terakhir. Diawali dengan menyambangi lumba-lumba Lovina pada pagi hari, ditutup dengan rangkaian pementasan penutupan pada malam hari. Malam yang bergelimang puisi dan lagu. Kata-kata magis mengalir dari panggung. Kesempatan berharga menyaksikan langsung seorang Aan Mansyur, Willy Fahmy, Pranita Dewi membacakan puisi mereka masing-masing. Pada acara penutupan ini, saya memilih membaca (dan menyanyikan) dua cerpen dari Rectoverso. “Hanya Isyarat” dan “Malaikat Juga Tahu”. Karya yang sudah saya rilis sejak 2008 tetapi rasanya masih segar. Termasuk, membawakan lagu “Hanya Isyarat” untuk kali pertama. It was a magical night, indeed. Thank you for the unforgettable moments, Singaraja Literary Fest! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza #AanMansyur #WillyFahmy #PranitaDewi #SugiLanus
Singaraja Literary Festival Day 3. Tanpa terasa, festival memasuki hari terakhir. Diawali dengan menyambangi lumba-lumba Lovina pada pagi hari, ditutup dengan rangkaian pementasan penutupan pada malam hari. Malam yang bergelimang puisi dan lagu. Kata-kata magis mengalir dari panggung. Kesempatan berharga menyaksikan langsung seorang Aan Mansyur, Willy Fahmy, Pranita Dewi membacakan puisi mereka masing-masing. Pada acara penutupan ini, saya memilih membaca (dan menyanyikan) dua cerpen dari Rectoverso. “Hanya Isyarat” dan “Malaikat Juga Tahu”. Karya yang sudah saya rilis sejak 2008 tetapi rasanya masih segar. Termasuk, membawakan lagu “Hanya Isyarat” untuk kali pertama. It was a magical night, indeed. Thank you for the unforgettable moments, Singaraja Literary Fest! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza #AanMansyur #WillyFahmy #PranitaDewi #SugiLanus
Singaraja Literary Festival Day 3. Tanpa terasa, festival memasuki hari terakhir. Diawali dengan menyambangi lumba-lumba Lovina pada pagi hari, ditutup dengan rangkaian pementasan penutupan pada malam hari. Malam yang bergelimang puisi dan lagu. Kata-kata magis mengalir dari panggung. Kesempatan berharga menyaksikan langsung seorang Aan Mansyur, Willy Fahmy, Pranita Dewi membacakan puisi mereka masing-masing. Pada acara penutupan ini, saya memilih membaca (dan menyanyikan) dua cerpen dari Rectoverso. “Hanya Isyarat” dan “Malaikat Juga Tahu”. Karya yang sudah saya rilis sejak 2008 tetapi rasanya masih segar. Termasuk, membawakan lagu “Hanya Isyarat” untuk kali pertama. It was a magical night, indeed. Thank you for the unforgettable moments, Singaraja Literary Fest! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza #AanMansyur #WillyFahmy #PranitaDewi #SugiLanus
Singaraja Literary Festival Day 3. Tanpa terasa, festival memasuki hari terakhir. Diawali dengan menyambangi lumba-lumba Lovina pada pagi hari, ditutup dengan rangkaian pementasan penutupan pada malam hari. Malam yang bergelimang puisi dan lagu. Kata-kata magis mengalir dari panggung. Kesempatan berharga menyaksikan langsung seorang Aan Mansyur, Willy Fahmy, Pranita Dewi membacakan puisi mereka masing-masing. Pada acara penutupan ini, saya memilih membaca (dan menyanyikan) dua cerpen dari Rectoverso. “Hanya Isyarat” dan “Malaikat Juga Tahu”. Karya yang sudah saya rilis sejak 2008 tetapi rasanya masih segar. Termasuk, membawakan lagu “Hanya Isyarat” untuk kali pertama. It was a magical night, indeed. Thank you for the unforgettable moments, Singaraja Literary Fest! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza #AanMansyur #WillyFahmy #PranitaDewi #SugiLanus
Singaraja Literary Festival Day 3. Tanpa terasa, festival memasuki hari terakhir. Diawali dengan menyambangi lumba-lumba Lovina pada pagi hari, ditutup dengan rangkaian pementasan penutupan pada malam hari. Malam yang bergelimang puisi dan lagu. Kata-kata magis mengalir dari panggung. Kesempatan berharga menyaksikan langsung seorang Aan Mansyur, Willy Fahmy, Pranita Dewi membacakan puisi mereka masing-masing. Pada acara penutupan ini, saya memilih membaca (dan menyanyikan) dua cerpen dari Rectoverso. “Hanya Isyarat” dan “Malaikat Juga Tahu”. Karya yang sudah saya rilis sejak 2008 tetapi rasanya masih segar. Termasuk, membawakan lagu “Hanya Isyarat” untuk kali pertama. It was a magical night, indeed. Thank you for the unforgettable moments, Singaraja Literary Fest! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza #AanMansyur #WillyFahmy #PranitaDewi #SugiLanus
Singaraja Literary Festival Day 2. Kembali berbagi panel dengan Henry Manampiring, kali ini membahas Filsafat & Sains dalam Sastra. Venue-nya unik banget, di bawah pohon kamboja. Dimoderatori dr. Arya, diskusi berjalan hidup, bahkan kocak. Pertanyaan para peserta juga seru-seru. We had a blast! Di SLF juga ada stan-stan produk lokal, lho. Mulai dari makanan sampai kerajinan. Dapat tas keren dari Dinz Handmade (slide 2), semua produknya pakai pewarna alami, dan kualitas produksinya juga bagusss 😍👌 Sorenya, giliran APES jadi cheerleader di peluncuran buku terbaru Henry: Belajar Marketing Belajar Hidup. Full house! 👏 Pada hari kedua ini akhirnya bisa reuni kecil dengan kawan dari Ubud, Bagus Ari Saputra. Makan siang ramai-ramai di Warung Siobhak. Monmaap Gus, jadi cuma makan keripik tempe en kacang 😅 The night was closed by our regular kongkow-kongkow by the @balitamanlovina_ pool. The much needed fun break! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza
Singaraja Literary Festival Day 2. Kembali berbagi panel dengan Henry Manampiring, kali ini membahas Filsafat & Sains dalam Sastra. Venue-nya unik banget, di bawah pohon kamboja. Dimoderatori dr. Arya, diskusi berjalan hidup, bahkan kocak. Pertanyaan para peserta juga seru-seru. We had a blast! Di SLF juga ada stan-stan produk lokal, lho. Mulai dari makanan sampai kerajinan. Dapat tas keren dari Dinz Handmade (slide 2), semua produknya pakai pewarna alami, dan kualitas produksinya juga bagusss 😍👌 Sorenya, giliran APES jadi cheerleader di peluncuran buku terbaru Henry: Belajar Marketing Belajar Hidup. Full house! 👏 Pada hari kedua ini akhirnya bisa reuni kecil dengan kawan dari Ubud, Bagus Ari Saputra. Makan siang ramai-ramai di Warung Siobhak. Monmaap Gus, jadi cuma makan keripik tempe en kacang 😅 The night was closed by our regular kongkow-kongkow by the @balitamanlovina_ pool. The much needed fun break! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza
Singaraja Literary Festival Day 2. Kembali berbagi panel dengan Henry Manampiring, kali ini membahas Filsafat & Sains dalam Sastra. Venue-nya unik banget, di bawah pohon kamboja. Dimoderatori dr. Arya, diskusi berjalan hidup, bahkan kocak. Pertanyaan para peserta juga seru-seru. We had a blast! Di SLF juga ada stan-stan produk lokal, lho. Mulai dari makanan sampai kerajinan. Dapat tas keren dari Dinz Handmade (slide 2), semua produknya pakai pewarna alami, dan kualitas produksinya juga bagusss 😍👌 Sorenya, giliran APES jadi cheerleader di peluncuran buku terbaru Henry: Belajar Marketing Belajar Hidup. Full house! 👏 Pada hari kedua ini akhirnya bisa reuni kecil dengan kawan dari Ubud, Bagus Ari Saputra. Makan siang ramai-ramai di Warung Siobhak. Monmaap Gus, jadi cuma makan keripik tempe en kacang 😅 The night was closed by our regular kongkow-kongkow by the @balitamanlovina_ pool. The much needed fun break! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza
Singaraja Literary Festival Day 2. Kembali berbagi panel dengan Henry Manampiring, kali ini membahas Filsafat & Sains dalam Sastra. Venue-nya unik banget, di bawah pohon kamboja. Dimoderatori dr. Arya, diskusi berjalan hidup, bahkan kocak. Pertanyaan para peserta juga seru-seru. We had a blast! Di SLF juga ada stan-stan produk lokal, lho. Mulai dari makanan sampai kerajinan. Dapat tas keren dari Dinz Handmade (slide 2), semua produknya pakai pewarna alami, dan kualitas produksinya juga bagusss 😍👌 Sorenya, giliran APES jadi cheerleader di peluncuran buku terbaru Henry: Belajar Marketing Belajar Hidup. Full house! 👏 Pada hari kedua ini akhirnya bisa reuni kecil dengan kawan dari Ubud, Bagus Ari Saputra. Makan siang ramai-ramai di Warung Siobhak. Monmaap Gus, jadi cuma makan keripik tempe en kacang 😅 The night was closed by our regular kongkow-kongkow by the @balitamanlovina_ pool. The much needed fun break! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza
Singaraja Literary Festival Day 2. Kembali berbagi panel dengan Henry Manampiring, kali ini membahas Filsafat & Sains dalam Sastra. Venue-nya unik banget, di bawah pohon kamboja. Dimoderatori dr. Arya, diskusi berjalan hidup, bahkan kocak. Pertanyaan para peserta juga seru-seru. We had a blast! Di SLF juga ada stan-stan produk lokal, lho. Mulai dari makanan sampai kerajinan. Dapat tas keren dari Dinz Handmade (slide 2), semua produknya pakai pewarna alami, dan kualitas produksinya juga bagusss 😍👌 Sorenya, giliran APES jadi cheerleader di peluncuran buku terbaru Henry: Belajar Marketing Belajar Hidup. Full house! 👏 Pada hari kedua ini akhirnya bisa reuni kecil dengan kawan dari Ubud, Bagus Ari Saputra. Makan siang ramai-ramai di Warung Siobhak. Monmaap Gus, jadi cuma makan keripik tempe en kacang 😅 The night was closed by our regular kongkow-kongkow by the @balitamanlovina_ pool. The much needed fun break! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza
Singaraja Literary Festival Day 2. Kembali berbagi panel dengan Henry Manampiring, kali ini membahas Filsafat & Sains dalam Sastra. Venue-nya unik banget, di bawah pohon kamboja. Dimoderatori dr. Arya, diskusi berjalan hidup, bahkan kocak. Pertanyaan para peserta juga seru-seru. We had a blast! Di SLF juga ada stan-stan produk lokal, lho. Mulai dari makanan sampai kerajinan. Dapat tas keren dari Dinz Handmade (slide 2), semua produknya pakai pewarna alami, dan kualitas produksinya juga bagusss 😍👌 Sorenya, giliran APES jadi cheerleader di peluncuran buku terbaru Henry: Belajar Marketing Belajar Hidup. Full house! 👏 Pada hari kedua ini akhirnya bisa reuni kecil dengan kawan dari Ubud, Bagus Ari Saputra. Makan siang ramai-ramai di Warung Siobhak. Monmaap Gus, jadi cuma makan keripik tempe en kacang 😅 The night was closed by our regular kongkow-kongkow by the @balitamanlovina_ pool. The much needed fun break! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza
Singaraja Literary Festival Day 2. Kembali berbagi panel dengan Henry Manampiring, kali ini membahas Filsafat & Sains dalam Sastra. Venue-nya unik banget, di bawah pohon kamboja. Dimoderatori dr. Arya, diskusi berjalan hidup, bahkan kocak. Pertanyaan para peserta juga seru-seru. We had a blast! Di SLF juga ada stan-stan produk lokal, lho. Mulai dari makanan sampai kerajinan. Dapat tas keren dari Dinz Handmade (slide 2), semua produknya pakai pewarna alami, dan kualitas produksinya juga bagusss 😍👌 Sorenya, giliran APES jadi cheerleader di peluncuran buku terbaru Henry: Belajar Marketing Belajar Hidup. Full house! 👏 Pada hari kedua ini akhirnya bisa reuni kecil dengan kawan dari Ubud, Bagus Ari Saputra. Makan siang ramai-ramai di Warung Siobhak. Monmaap Gus, jadi cuma makan keripik tempe en kacang 😅 The night was closed by our regular kongkow-kongkow by the @balitamanlovina_ pool. The much needed fun break! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza
Singaraja Literary Festival Day 2. Kembali berbagi panel dengan Henry Manampiring, kali ini membahas Filsafat & Sains dalam Sastra. Venue-nya unik banget, di bawah pohon kamboja. Dimoderatori dr. Arya, diskusi berjalan hidup, bahkan kocak. Pertanyaan para peserta juga seru-seru. We had a blast! Di SLF juga ada stan-stan produk lokal, lho. Mulai dari makanan sampai kerajinan. Dapat tas keren dari Dinz Handmade (slide 2), semua produknya pakai pewarna alami, dan kualitas produksinya juga bagusss 😍👌 Sorenya, giliran APES jadi cheerleader di peluncuran buku terbaru Henry: Belajar Marketing Belajar Hidup. Full house! 👏 Pada hari kedua ini akhirnya bisa reuni kecil dengan kawan dari Ubud, Bagus Ari Saputra. Makan siang ramai-ramai di Warung Siobhak. Monmaap Gus, jadi cuma makan keripik tempe en kacang 😅 The night was closed by our regular kongkow-kongkow by the @balitamanlovina_ pool. The much needed fun break! ❤️ #SLF2024 #SingarajaLiteraryFestival #KomunitasMahima #APES #EventDee #DeeLestari #HenryManampiring #AndreSyahreza