Dewi Lestari Instagram – Para penulis kembali diberi kesempatan berdialog dengan pemerintah, yang kali ini diinisiasi oleh Staf Khusus Kepresidenan Ekraf, Mas Yovie Widianto. Bersama @afuadi, @js_khairen, dan @imelda_akmal Imelda yang juga merupakan salah satu dari presidium @id.alinea, kami berbincang hampir dua jam lamanya.
Secara kreativitas, penulis baik-baik saja. Namanya juga orang kreatif, kalau ada tantangan, pasti akan ada saja caranya mencari jalan. Namun, ada peer-peer klasik yang tak selesai-selesai, yang perlu urun tangan banyak pihak, terutama pemerintah.
(1) Pembajakan —> yang sudah terasa seperti pembiaran (2) Pajak —> koreksi NPPN (50% tidak pas utk nature profesi kami, juga condong bikin lebih bayar, dan request jadi 6% itu prosedurnya masih ribet apalagi waktu pakai Coretax 😭 (3) Diplomasi literasi ke kancah internasional yang belum optimal. Apalagi ternyata ada janji kampanye dari Pak Presiden untuk menjadikan pajak royalti menjadi final (1% ya Pak, jangan tahu-tahu final tahunya 15% juga 😅).
Sebagai sesama seniman, Mas @ywpiano pastinya bisa berempati dengan sisi pelaku industri. Semoga dengan inisiatif ini, Mas Yovie bisa menjadi jembatan kepada pihak kementerian dan aparat negara terkait untuk perbaikan isu-isu ini.
Jumlah kami sedikit, sumbangan GDP secara angka tak besar, tetapi penulis adalah jendela intelektualitas sebuah bangsa. Pengaruh karya tulis dapat masif, langgeng, dan berdampak besar bagi berbagai sektor, lintas generasi. Permintaan kami tak muluk, tapi akan sangat berarti untuk pemeliharaan profesi yang terbilang “rare breeds” ini.
PS. Kenapa pakai lagu “Kusadari”? Karena ini lagu satu-satunya kami pernah tulis bersama, saya dan Mas @ywpiano 😆 #trivia (dan biar muka Khairen gak berasa amat betenya, haha!) | Posted on 12/Feb/2025 12:06:15


